terangi duniamu dengan warnamu

Rokok Lage Neeehhh… :P

bismillaahirrohmaanirrohiim

assalaamu’alaykum wa rohmatullaahi wa barokaatuh

fufufufu

*tertawa misterius karena bisa ngapdet blog lg…*

hari ini ws beli pecel ayam sama tempe buat makan malam plus sahur. pas lagi duduk2 nunggu, eh ada kucing pake kaling. cantik beut… *bukan ini intinya*

masih duduk2 menunggu, ujung mata kiri menangkap ada adegan penyalaan korek menuju rokok (bahasa tak tertata rapi mode ON). seseorang sedang merokok di ujung kanan belakang arah jam 8 pagi. hah…

duduk2 pun masih menunggu. si kucing masih berwarna oren dan masih memakai kalung itu. tak lama datang dua orang gadis remaja. memakai baju batik, menenteng nametag berbentuk garuda di tangan mereka. pasti mahasiswa baru. tadi di kampus ada temen yg nanyain, “itu garuda anak jurusan mana si?”. maka hati pun tergelitik melitik ingin tahu. melancarkan jurus komunikasi yang masih suka terbata2 jika berbicara di depan umum >.<. ws pun membalik badan ke arah duduk mba2 ini, kurang lebih percakapannya : Read the rest of this entry »

Menjadi Seorang Sahabat

Ada satu perbedaan antara menjadi seorang kenalan dan menjadi seorang sahabat. Pertama, seorang kenalan adalah seorang yang namanya kau ketahui, yang kau lihat berkali-kali, yang dengannya mungkin kau miliki persamaan, dan yang disekitarnya kau merasa nyaman. Ia adalah orang yang dapat kau undang ke rumahmu dan dengannya kau berbagi. Namun mereka adalah orang yang dengannya tidak akan kau bagi hidupmu, yang tindakan-tindakannya kadang-kadang tidak kau mengerti karena kau tidak cukup tahu tentang mereka.

Sebaliknya, seorang sahabat adalah seseorang yang kau cintai.. Bukan karena kau jatuh cinta padanya, namun kau peduli akan orang itu, dan kau memikirkannya ketika mereka tidak ada. Sahabat-sahabat adalah orang dimana kau diingatkan ketika kau melihat sesuatu yang mungkin mereka sukai, dan kau tahu itu karena kau mengenal mereka dengan baik. Mereka adalah orang-orang yang fotonya kau miliki dan wajahnya selalu ada di kepalamu. Mereka adalah orang-orang yang kau lihat dalam pikiran mu ketika kau mendengar sebuah lagu di radio karena mereka membuat dirimu berdiri untuk menghampiri mereka dan mengajak berdansa dengan mereka atau mungkin kau yang berdansa dengan mereka, mungkin mereka menginjak jari kakimu, atau sekedar menempatkan kepala mereka di pundakmu. Mereka adalah orang-orang yang diantaranya kau merasa aman karena kau tahu mereka peduli terhadapmu. Mereka menelpon hanya untuk mengetahui apa kabarmu, karena sahabat sesungguhnya tidak butuh suatu alasanpun.

Read the rest of this entry »

Setelah Maghrib usai, sayup-sayup terdengar pengumuman dalam Bahasa Aceh yang kurang lebih artinya, ”Ayo, warga kampong Cot Seurani (sebuah desa kecil di kecamatan kecil Krueng Mane, NAD), kumpul di Meunasah (semacam Mushala) setelah Isya, ada yang penting untuk dibicarakan.”

Waktu berjalan. Isya baru saja lewat. Suara itu terdengar lagi, tapi lebih keras dan tegas, masih dalam Bahasa Aceh, yang kalau diterjemahkan menjadi, ”Hai warga kampong, ini sudah lewat Isya. Cepat kumpul!”

Sekitar 30 menit kemudian, berkumpullah sekitar 50 orang laki-laki yang mewakili keluarganya di Meunasah. Teuku Imum* angkat bicara. Kalau di-translate lalu dirangkum dalam Bahasa Indonesia menjadi, ”Akhir-akhir ini, orang yang datang ke masjid semakin berkurang. Sekarang saja yang datang Cuma sekitar 50, seharusnya 200 (ada sekitar 200 KK di desa Cot Seurani). Kekuatan islam ada di jama’ah sekalian. Kalau kita tidak bersatu, apa lagi yang bisa diandalkan dalam islam? Untuk itu saya minta saudara sekalian untuk lebih aktif lagi ke masjid. Kita harus bersatu. Islam harus bersatu.” Sebetulnya pidato tersebut lebih panjang dan lebih menyentuh lagi, saya potong karena akan panjang sekali.

Read the rest of this entry »

Praktikan..

hari ini..

ngisi praktikum bareng temen2 seangkatan..

bareng dika n auriza tepatnya.. imba.. ^^

praktikannya temen2 seangkatan juga..

n yang unik, ada mahasiswa S2 juga..

nah, ada sbuah crita..

tadi dika yang ngasi materinya..

biasanya..

kalo ada praktikan yg berisik, tuw orang pasti langsung disuruh ke depan ama si dika..

disuruh ngejalasin yg tadinya diomongin.. ckckck..

tapi.. Read the rest of this entry »

Aaaaaaaaaaaaaarrgggg….. [updated]

Kamis malam (11 Desember 2008),  dompetqu jatuh/hilang.

Tempat yang dicurigakan jatuh/hilang:

  • Sepanjang jalan bara – balebak, tepatnya dari radar (kosan harmony) sampe kosan biru
  • Pondok Aa (kamar Nizar n Decil)
  • Kosan Biru (kamar Nano n Damz)

Dua poin t’akhir udah diceck n g ada disitu, so kemungkinan besar jatuh/ilang di poing no. 1, yaps, di jalan. Hixhix… 😦

Isi di dalam dompet:

  • Beberapa kartu yg amat sangat penting (atm/ktm, sim, ktp, cc, n alamin card)
  • Beberapa rupiah
  • Beberapa ringgit
  • Beberapa foto Read the rest of this entry »

IPB – intermezo

Tadi siang (4-12-2008), pulang kul Pemrosesan Paralel ngeliat tulisan di baju pejalan kaki yang isinya kira-kira begini:

“Banyak yang bilang lulusan IPB itu bisa kerja/ahli di segala bidang kecuali pertanian. ITU SALAH BESAR. Seharusnya, kemana lulusan non-pertanian sampai lulusan IPB harus turus tangan?”

waktu baca tu tulisan, dalam hati kuberkata: “Wkwkwkwk, bener juga sie..”

# narsis mode (on)#

☺ peace ☺

Ana dan Ani

Seperti yang sering mereka lakukan, malam itu dua sahabat wanita Ana dan Ani pergi bersenang-senang berdua saja tanpa membawa serta suami mereka. Mereka pergi ke sebuah pub dan kebetulan di sana ada acara seru. Mereka begitu menikmati malam itu sampai akhirnye mereka teler kebanyakan minum. Ketika pulang larut malam, keduanya merasakan dorongan untuk buang air. Si Ana lalu mengajak singgah di kuburan yang mereka lewati. Dasar mabuk berat mereka tidak punya rasa takut sama sekali.

Begitulah mereka melakukan hajatnya di balik nisan-nisan kuburan itu. Ana tidak punya apa-apa untuk mengelap, jadi dia lap saja pakai CDnya lantas dibuangnya di sana. Tapi si Ani kebetulan mengenakan CD berharga mahal jadi dia enggan menggunakannya. Setelah meraba-raba di sekitar makam, dia menemukan penggantinya, sehelai pita besar dari atas salah satu makam. Kelihatannya pita itu bagian dari rangkaian bunga yang tadi siang ditaruh di atas makam itu. Sesudahnya merekapun pulang.

Besoknya suami Ana menelepon suami Ani dan berkata, “Kita mesti hentikan acara senang-senang kedua cewek ini!. Coba bayangin, tadi malam istriku pulang tanpa pake celana dalam!”

“Itu belum apa-apa Bro!”, jawab suami Ani. “Istriku pulang dengan sehelai kartu ucapan di celah bokongnya, dan disana ada tulisan: “Dari seluruh penghuni asrama Prajurit. Kenangan indah bersamamu tidak akan pernah kami lupakan”.

source: web-nya P’ Julio